KKN UNS Tlahab 2025 Inisiasi Pengenalan Kopi Arabika Kepada Anak-Anak Berbasis Finger Painting Di TK Puspita Gama Tlahab

Desa Tlahab sebagai salah satu penghasil kopi Arabika terbesar di Kabupaten Temanggung. Kopinya memiliki cita rasa khas karena ditanam di dataran tinggi dengan iklim yang mendukung. Oleh karena itu, memperkenalkan kopi sejak dini dapat menanamkan kebanggaan terhadap potensi daerah mereka. Kuliah Kerja Nyata Universitas Sebelas Maret Kelompok 115 Desa Tlahab pada 20 Februari 2025 telah melaksanakan kegiatan finger painting kopi arabika bersama dengan TK Puspita Gama Tlahab. Tawa dan coretan warna-warni menghiasi ruang kelas TK Puspita Gama, ketika mahasiswa KKN UNS Kelompok 115 mengajak anak-anak bermain finger painting. Tidak sekadar bermain, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif untuk mengenalkan kopi sebagai aset penting bagi desa mereka. Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program ini merupakan salah satu bagian program kerja dari KKN Kelompok 115 dengan tema Agroeduwisata berbasis Kopi dan Konservasi.

 

Sasaran dari program kerja ini adalah TK Puspita Gama kelas B, dengan tupoksi semangat untuk mengenalkan kopi kepada anak-anak sebagai generasi penerus. Kopi merupakan aset penting bagi perkembangan desa khususnya Desa Tlahab sebagai salah satu desa penghasil kopi terbesar di Kabupaten Temanggung, terkhusus kopi arabika. Finger painting dipilih sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan kreativitas anak dan mengembangkan berbagai macam warna dan bentuk. Bentuk dari desain gambar yang dilukis dengan jari tangan anak-anak berbentuk kopi arabika. Harapan dari hal tersebut adalah pengenalan mengenai kopi lingkungan sekitar mereka.

 

Menurut Listyowati dan Sugiyanto (2014), finger painting adalah teknik melukis dengan jari tangan yang sangat baik untuk perkembangan motorik halus, kreativitas, serta keterampilan sosial anak. Melalui pendekatan ini, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar dengan cara yang menyenangkan. Adanya desain gambar kopi ini dapat menarik dan memantik rasa ingin tahu sehingga anak-anak aktif bertanya kepada kakak-kakak KKN. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan 10 mahasiswa KKN UNS Kelompok 115 Desa Tlahab dengan pembagian setiap mahasiswa mengampu 3 anak-anak. Selama proses finger painting berlangsung anak-anak terlihat sangat aktif dalam bertanya dan menggambar dengan tangannya masing-masing.  Anak-anak terlihat sangat antusias bermain warna dan mencampur warna. Warna yang dipakai sengaja hanya 3 warna dasar yaitu merah, kuning, biru. Penggunaan 3 warna ini bukan tanpa alasan, kebebasan anak-anak dalam mencampur warna untuk menghasilkan warna lain akan meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas mereka.

 

Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok sehingga terjadi proses saling mengenal satu sama lain dan transfer informasi antar peserta. Program ini memberikan dampak yang cukup masif dikalangan anak-anak. Adanya Program finger painting ini memberikan kesan yang mendalam dengan keunikan desain gambar kopi yang sekaligus digunakan. Anak-anak menjadi mengenal kebebasan dalam seni, kebebasan memilih warna dan gambar. Keaktifan dalam bertanya membuat anak-anak menjadi bisa membahasakan apa yang mereka inginkan dan ekspresif dalam setiap tindakannya. Cerita yang saling dicurahkan antar peserta dan mahasiswa sebagai pendamping terlihat universal menunjukan sikap keterbukaan anak-anak terhadap hal baru, sehingga hal ini perlu diapresiasi lebih lanjut.

 

Finger painting juga sebagai solusi alternatif dari pengenalan kopi yang tidak hanya berfokus pada kegiatan barista dan penanaman kopi saja. Finger painting menjadi sebuah opsi sehingga kedepannya bisa menjadi salah satu paket Desa Wisata Tlahab yang lebih progresif. Apa yang telah dilakukan dapat menjadi sebuah branding dari Desa Wisata Tlahab sebagai wisata ramah anak.

 


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
chat
chat
...
HOMESTAY: AGAM'S HOMESTAY

Pemilik: IRUL
Alamat: Desa Tlahab RT 14
Jenis: Penginapan yang dikelola oleh masyarakat lokal.
Jenis Kamar: keluarga

Lihat